Posts

Semerbak Wangi Bau Mulut

Oleh:  mulut yang tidak sedap  memang sedikit menggangu bagi diri sendiri atau lawan bicara kita, kadang membuat kita menjadi sungkan membuka mulut untuk berbicara, lebih-lebih saat puasa bau mulut semakin  memburuk. Adapun penyebabnya dilansir dari  Rebublik co. id. disebabkan Saat berpuasa kita tidak makan dan minum (kecuali antara waktu berbuka hingga sahur), asupan cairan terbatas. Lalu tak ada stimulus saliva yakni agen pembersih alami, mengandung enzim antibakteri dan menjaga keseimbangan bakteri dalam mulut. Kalau asupan cairan kurang dan tidak ada stimulus saliva, maka laju saliva menurun, sehingga penumpukan bakteri terjadi, memicu terjadinya halitosis (Bau mulut ). Namun kalau kita lihat dari disisi agama Bau mulut yang tidak sedap itu, justru merupakan sebuah keistimewaan tersendiri bagi orang yang berpuasa bahkan Makruh untuk menghilangkan nya. diriwayatkan oleh Imam Bukhari dalam Sahih-nya: وَالَّذِي نَفْسِي بِيَدِهِ لَخُلُوْفُ فَمِّ الصَّائِمِ أَط...

Ada Apa Dengan Sholat

 Abdullah asshohaby berkata: "dalam sholat terkumpul semua macam keta'atan, sebagian darinya adalah sebagai berikut: 1) Jihad (memusuhi atau memerangi) sebab seorang yang sholat sedang berjihad melawan Dau Musuh yakni dirinya sendiri dan syaitan. 2) Puasa, sebab seorang yang sholat tidak makan serta minum bahkan lebih dari itu (Puasa) dalam sholat terdapat Munajat. 3) Haji yakni menyengaja menuju al-bait (Ka'bah) sedangkan seorang yang sholat menuju Rab (pemilik) bait, bahkan lebih dari itu, dalam sholat lebih dekatnya musholi dengan kerajaanNya". Nabi bersabda: " Semua kuwajiban/Fardhu telah Allah wajibkan dibumi kecuali sholat dimana sesungguhnya Allah memfardhukanya dilangit, sedangkan aku (Muhammad) berada dihadapanNya". Selanjutnya Imam Nawawi al-Bantani memberikan penjelasan bahwa; Makna ketika mengangkat tangan dalam takbiratul ihram dalam sholat, seakan seorang hamba menyatakan dirinya telah tenggelam dalam lautan kesalahan dan kemaksiyatan, ma...

Benarkah Tidurnya orang yang berpuasa Ibadah

Salah satu Hadis populer khusus dibulan Romadhon adalah نوم الصَّائِم عبَادَة "Tidurnya orang yang berpuasa adalah Ibadah" Seakan Hadis tersebut menjadi dalil pembenaran untuk terus tidur terutama disiangnya bulan puasa, ironisnya santri pun demikian, ungkapan tersebut sebagai legitimasi serta  sebagai pembenaran untuk tidak mengikuti Ta'lim bahkan tidur saat pelajaran berlangsung, atau mungkin golongan santri ini pula yang ikut mempopulerkannya dikhalayak umum. Terlepas dari motif dari ungkapan tersebut , yang jelas hadis tersebut banyak tertulis dalam kitab-kitab Turots, sebut saja salah satunya kitab Lubabul Hadits karya as-Suyuti hadis tersebut tertulis dalam bab fadhilatu saum, disana ungkapan tersebut disandarkan kepada perkataan Nabi Muhammad Saw (hadits), Syaikh Nawawi al-Bantani dalam syarahnya Tangqihul Qoul mengutip pendapat al-Azizi menjelaskan " ada redaksi lain yakni "نوم العالم عبادة" yang memungkinkan merupakan lafazd riwayat yang lain,...

Cébong vs Kamprét

Image
Jelang pemilihan presiden 2019 Sinisme dibangun oleh dua kubu di tahun politik.Di media sosial, muncul sebutan bagi pendukung Presiden Joko Widodo, yaitu kecebong. Sementara pendukung tokoh selain Jokowi kerap disebut kampret. Fenomena ini berawal sejak kapan, siapa yang memulai, dan apa tujuannya saya secara pribadi tidak faham ... Katanya si  terjadi sejak Jokowi bertarung dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dalam pilpres 2014. Yang jelas pelebelan cébong dan kamprét ditunjukan untuk pendukung masing-masing calon presiden sampai sekarang masih banyaknya digunakan dan terlihat masih sangat masif terutama dimedsos. Hemat saya umpatan dan penyematan kata cébong atau kamprét yang disematkan kepada seseorang merupakan bentuk kebencian, caci maki, penghinaan atau kekecewaan dan ketidak setujuan dalam masalah pilihan politik, hal ini sangat tidak etis selain ungkapan tersebut menunjukkan sikap kurang menghargai dengan adanya perbedaan pendapat dalam pilihan, ju...

Al IMAN BULUS VERSI MAJALAH HIDAYAH

Image
Pesantren al-Iman Bulus tulisan ini dimuat di rubrik pesantren di majalah  hidayah edisi 59, juni 2006 Siang itu, suasana pondok pesantren al-Iman tidak nampak seperti biasa. Tidak ada kegiatan belajar-mengajar. Tak terdengar suara guru di kelas atau suara ustadz yang mendaras kitab kuning di depan para santri. Ruangan kelas sebagai tempat belajar, tampak sepi dan kosong. Hanya ada belasan santri yang mengenakan sarung nampak di lingkungan pesantren sedang santai. Sementara beberapa pengurus lebih memilih berada di ruang staf pengajar. Maklum, saat Hidayah mengunjungi pondok pesantren tertua di kabupaten Purworejo ini, santri-santri sedang menikmati masa liburan. Tak salah, kalau sebagian besar santri sama pulang ke rumah masing-masing. Apalagi, kebanyakan santri-santri ponpes al-Iman ini berasal dari daerah sekitar Purworejo,meski tidak dimungkiri ada juga yang berasal dari luar pulau Jawa. Hidayah hanya menjumpai beberapa gelintir santri yang nampak di lingkungan pond...

RINGKASAN BAB HAID, ISTIKHADLOH DAN NIFAS

Image
Al-Imam An-Nawawi  rahimahullah  berkata : اعلم ان باب الحيض من عويص الابواب ومما غلط فيه كثيرون من الكبار لدقة مسائله واعتنى به المحققون وأفردوه بالتصنيف في كتب مستقلة وافرد أبو الفرج الدارمي من أئمة العراقيين مسألة المتحيرة في مجلد ضخم ليس فيه الا مسألة المتحيرة وما يتعلق بها وأتي فيه بنفائس لم يسبق إليها وحقق أشياء مهمة من أحكامها “Ketahuilah, bahwasannya permasalahan haidl termasuk masalah yang rumit. Dan termasuk di antara permasalahan dimana banyak orang besar telah tersalah di dalamnya, dikarenakan sulitnya permasalahan. Para peneliti ( muhaqqiqiin )   merasa perlu untuk menuliskannya dalam satu buku tersendiri untuk membahasnya. Abul-Faraj Ad-Daarimiy – salah seorang ulama ‘Iraq – telah menuliskannya dalam satu jilid yang besar dimana tidak ada permasalahan di dalamnya kecuali permasalahan yang membingungkan (bagi banyak orang) dan yang berkaitan dengannya. Beliau menyebutkan dalam kitab tersebut bermacam-macam permasalahan berharga yang belum pernah dise...

Rumus Istilah Dalam Madzhab Imam asy Syafi'i

Image
Mempelajri fikih  syafiiyah,  belum lengkap rasanya sebelum mengetahui sejarah, rumus, istilah, dan  isyarah-isyarah  yang diguna- kan oleh para  fuqoha , bagi para pengkaji fikih hal ini merupakan keharusan. a.     Mua s sis Madzhab Beliau bernama Muhammad dengan kunyah Abu Abdillah. Nasab beliau secara lengkap adalah Muhammad bin Idris bin al-‘Abbas bin ‘Utsman bin Syaf i ’i bin as-Saib bin ‘Ubayd bin ‘Abdu Zayd bin Hasyim bin al-Muththalib bin ‘Abdu Manaf bin Qushay. Nasab beliau bertemu dengan nasab Rasulullah pada diri ‘Abdu Manaf bin Qushay. Dengan begitu, beliau masih termasuk sanak kandung Rasulullah karena masih terhitung keturunan paman-jauh beliau, yaitu Hasyim bin al-Muththalib. Bapak beliau, Idris, berasal dari daerah Tibalah (Sebuah daerah di wilayah Tihamah di jalan menuju ke Yaman). Dia seorang yang miskin. Awalnya dia tinggal di Madinah lalu berpindah dan menetap di ‘Asqalan (Kota tepi pantai di wilayah Pales...